Email: pgliipusat@gmail.com ✆: 0852 1117 8184 (whatsapp only), ☏ : 021 7252 831
banner

Category Archives: Renungan

Featured posts

Menerima Pribadi yang Sukar

Dari antara sekian banyak kata yang menjadi ciri masyarakat yang modern ada dua kata yang perlu kita perhatikan. Di dalam bahasa Inggris kata yang pertama adalah disposable, dan yang kedua yaitu pain free. Disposable, artinya dapat dibuang. Disposable product artinya barang-barang yang selesai dipakai satu kali kemudian boleh dibuang. Sebagai contoh adalah piring disposable, sekali […]


Politik Keterasingan – Budaya Eksil

Hemat saya budaya kaum eksil terdiri dari dua spektrum, yakni bagi kalangan sendiri dan bagi masyarakat luas. Mari kita tinjau tiga nilai bagi kalangan sendiri: Konservasi Tradisi Daniel tetap menyembah Allah tiga kali sehari [Dan 6:10-11] yakni doa harian orang Yahudi, sewaktu pagi [shaharit], siang [minhah] dan petang [maariv] [Bresleuer, h.16], pun ia tak menajiskan […]


Politik Keterasingan – Eksil dan Peradaban

Migrasi kaum Islam ke benua Eropa pertama dimulai tahun 1950-an. Mereka datang dari Asia [ke Inggris], Afrika Utara [ke Prancis] serta Turki [ke Jerman]. Hingga tahun 1970-an, jumlah penduduk Muslim di negara-negara Eropa telah menjadi 3x lipat, dan tahun 1990-an sudah ada sekitar 12-15 juta muslim di Eropa, baik yang datang dari kaum imigran maupun […]


Politik Keterasingan – Identitas

“We are in Golus for our sins. We have been elected by Divine providence and must lovingly accept our sentence” Rabbi Israel Domb “The Transformation” [1958] Identitas: Suatu Proses bukan Definisi Hubungan agama dalam ruang publik tampaknya ditakdirkan untuk selalu ruwet, mulai dari masa pencerahan [lumieres/aufklarung] di abad 18 yang menggulirkan semangat anti klerus [laicate] […]