• Kompleks Green Ville Blok AW/57 RT 07 RW 014, Kel. Kepa Duri, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta 11510



Insight from Elders

Pdt. Tommy O. Lengkong, M.Th.

21 Maret 2025-20 Maret 2029

PGLII sebagai lembaga gerejawi aras nasional telah hadir di Indonesia sejak tanggal 17 Juli 1971. PGLII adalah lembaga Injili atau Evangelikal yang beranggotakan 101 sinode Gereja dan 70 Lembaga/Yayasan Kristen. 

Reportase

28 Mei 2026

Komisi Pendidikan Umum PGLII Bertemu Dirjen PAUD Dikdasmen, Dorong Pendidikan Non Formal Bermutu dan Bermartabat

Pendidikan non formal tidak dipandang hanya sebagai pelengkap sistem pendidikan, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun manusia Indonesia yang utuh. Pendidikan harus bermutu sekaligus bermartabat.

15 Mei 2026

PGLII Menerima Visitasi Ditjen Bimas Kristen untuk Proses Pendaftaran Ulang Kelembagaan

Kasubdit Kelembagaan Ditjen Bimas Kristen Marvel Ed Kawatu : visitasi dilakukan sebagai bagian dari proses penyesuaian administrasi kelembagaan terkait perubahan nama organisasi dari Persekutuan Injil Indonesia (PII) menjadi PGLII.

3 Mei 2026

MAJELIS PERTIMBANGAN DAN PENGURUS PUSAT PGLII GELAR IBADAH PASKAH DAN FELLOWSHIP, AJAK JEMAAT FOKUS MENGENAL KRISTUS

Majelis Pertimbangan (Maper) bersama Pengurus Pusat (PP) Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) menggelar Ibadah Paskah dan Fellowship pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Jurnal

10 Jun 2026

“DISCIPLE OR DIE”: PEMURIDAN SEBAGAI JANTUNG PELAYANAN GEREJA

Di tengah banyaknya program gereja, aktivitas pelayanan, konferensi, dan strategi organisasi, gereja perlu terus mengingat satu pertanyaan mendasar: Apakah gereja kita sedang menghasilkan murid?

5 Jun 2026

MODEL KEPEMIMPINAN TEOLOGIS TRINITARIS

Kepemimpinan trinitaris menawarkan paradigma yang kuat dan relevan bagi gereja serta organisasi Kristen di tengah tantangan zaman modern. Berbeda dari model yang menekankan hierarki dan kontrol.

11 Mei 2026

GEREJA DAN REKONSILIASI BANGSA: MENJADI SATU TUBUH DI TENGAH KEBERAGAMAN

Untuk menjawab tantangan zaman, gereja perlu bergerak ke arah yang lebih relevan. Salah satu pendekatan yang penting adalah menjadi gereja yang kolaboratif dan rekonsiliatif.  Gereja berfokus pada pemulihan relasi, bukan memperbesar perbedaan.


ID EN